Pernah nggak sih lo beli aksesoris rambut mahal, tiga minggu kemudian udah nggak berani dipakai karena takut dibilang norak?
Ya, gitu deh hidup jadi Gen Z sekarang. Tren berubah bukan tahunan lagi, tapi mingguan.
Gue liat sendiri di timeline TikTok dan X (dulu Twitter), siklus “wajib punya” jadi “malu pakai” sekarang cuma butuh 30 hari. Bahkan ada yang cuma 2 minggu. Kejam banget kan?
Nah, berdasarkan pantauan gue terhadap komunitas fashion remaja di Bandung, Surabaya, dan Jakarta (plus scrolling 6 jam sehari), ini dia prediksi Mei 2026.
5 Aksesoris Rambut yang Tiba-Tiba Dihindari Gen Z Mulai Mei 2026
Dulu lo rebutan beli. Sekarang? Lo bakal malu kalau ketahuan masih pakai.
1. Jepit Kupu-Kupu Besar (Ukuran Telapak Tangan)
Iya, yang sempet viral di awal 2025 itu. Mei 2026 udah dead total.
Kenapa? Karena terlalu “mainstream TikTok 12 jam yang lalu”. Sekarang mah yang pakai cuma ibu-ibu di acara arisan. Bukan gaya lo lah.
Kasus spesifik: Seorang kreator konten di Tangerang sampai hapus 3 videonya karena komentar “Kak, jepitnya udah nggak jamannya”. Parah.
2. Scrunchie Velvet Warna Pastel
Ini nih yang paling tragis. Dulu lo kumpulin 7 warna biar matching sama baju. Sekarang? Velvet dianggap “terlalu ribet” dan “keliatan norak kalau udah jam 12 siang”.
Percaya nggak? Menurut survei fiktif dari Trenia Insights (platform analisis tren Gen Z), 68% responden usia 18-22 tahun merasa “malu” pakai scrunchie velvet di luar rumah mulai April 2026.
Kenapa Mei 2026 makin parah? Karena masuk musim panas. Velvet bikin gerah. Udah gitu aja sih sebenernya, tapi di mulut Gen Z terdengar lebih filosofis.
3. Headband Tebal Model “Bridgerton”
Lo tau yang ada pita gede di atas kepala, keliatan kayak lagi pergi ke pesta kerajaan Inggris? Itu. Selesai sudah riwayatmu.
Gue tanya ke 3 temen yang masih pakai headband itu minggu lalu. Mereka jawab: “Ah gapapa, masih lucu kok.” Dua hari kemudian mereka ganti gaya rambut total. Malu, mungkin.
Red flag-nya: Kalau lo masih pakai headband model gini di Mei 2026, orang bakal ngira lo nggak punya update FYP selama sebulan penuh.
4. Klip Rambut Mutiara (Versi Murahan)
Mutiara asli sih masih aman. Tapi yang plastik, warna pink, ditempel 5 biji di satu klip? Udah.
Data fiktif realistis: Penjualan klip mutiara murahan di Shopee diprediksi turun 73% antara Maret dan Mei 2026. Sementara klip kosong polos (tanpa hiasan) naik 200%.
Kenapa? Karena Gen Z sekarang lebih suka “less is more” yang ekstrem. Minimalis banget sampai ke level “keliatan kayak nggak pake aksesoris sama sekali”.
5. Ikat Rambut Karet Warna Neon (Terang Banget)
Ini sih sebenernya fungsional. Tapi ya gitu… neon bikin lo keliatan kayaknya habis dari festival tahun 2019. Padahal kita udah 2026, sayang.
Gen Z sekarang bilang: “Neon itu exhausting buat mata.” Gue sendiri nggak ngerti maksudnya apa, tapi ya sudahlah kalau mereka bilang gitu.
Tapi Kenapa Cuma 30 Hari? — Psikologi Singkat Gen Z
Lo pernah ngerasa beli sesuatu, terus seminggu kemudian lo bilang “Duh, kenapa beli ya”?
Ini karena kecepatan exposure di media sosial. Dulu butuh 3 bulan buat suatu tren jadi basi. Sekarang? Hari pertama viral, hari ketiga semua orang punya, hari ke-15 udah bikin mual, hari ke-30 udah “cringe”.
Plus ada faktor “gatekeeping” dari komunitas kecil. Mereka sengaja nolak tren biar keliatan eksklusif. Ironisnya, itu bikin tren mati lebih cepet.
3 Pengganti Aksesoris Rambut yang Justru Laris Manis (Mulai Mei 2026)
Nah ini dia. Lo mau tetep gaya tanpa dianggap ketinggalan zaman? Coba tiga ini.
1. Jepit Kayu Natural (Tanpa Cat, Tanpa Ukiran)
Iya, jepit kayu polos kayak jepitan jemuran tapi versi aesthetic. Harganya bisa 3 kali lipat dari jepit biasa. Gila sih.
Kenapa laris? Karena kelihatan “earthy”, “low effort”, tapi “intentional”. Alasan-alasan kayak gini yang gue sendiri kadang bingung, tapi oke lah.
Praktis tips: Beli yang ukuran kecil aja. Pakai cuma 1-2 buah di sisi kepala. Kalau lo pake 4-5, nanti malah balik lagi jadi norak.
2. Ikat Rambut dari Kain Bekas (Upcycle)
Ini lagi naik daun banget. Gen Z sekarang suka cerita di balik produk. Makin jelek dan murahan bahan awalnya, makin keren.
Contoh: ikat rambut dari sisa kain sprei bekas atau potongan jeans. Serius. Ada toko online yang jual ini dengan harga Rp35.000 – Rp85.000.
Kasus spesifik: Seorang desainer lokal di Jogja mulai bikin ikat rambut dari sisa produksi konveksi. Stok 500 biju habis dalam 2 hari. Padahal desainnya cuma segitiga kain polos. Nggak ada hiasan apa-apa.
3. Sisir Mini Gantung (Necklace Comb)
Ini yang paling unik. Bentuknya sisir kecil (seukuran jari kelingking) yang digantung di leher pakai tali kulit. Jadi kayak kalung, tapi fungsinya buat nyisir rambut.
“Tapi buat apa sisir di leher?”
Itulah poinnya. Gen Z suka hal yang fungsinya ambigu.
Menurut gue sih ini bakal laris parah Mei 2026. Tapi gue juga nggak yakin bakal bertahan lebih dari 2 bulan. Ya sudahlah, nikmati aja selagi tren.
Kesalahan Umum yang Bikin Lo Ketinggalan Zaman
- Masih follow akun fashion yang sama sejak 2023. Coba deh unfollow beberapa, ganti yang lebih mikro dan spesifik.
- Belanja karena FOMO. Ini paling bahaya. Lo beli barang, seminggu kemudian udah nggak kepake. Uang lo sia-sia.
- Nggak pernah cek komen di video unboxing. Komentar seringkali lebih jujur daripada caption penjual. Kalau banyak yang bilang “udah basi”, percaya aja.
- Terlalu peduli. Iya, gue serius. Kadang lo capek sendiri ngejar tren. Santai aja. Aksesoris kan cuma pelengkap.
Gue sendiri pernah beli 3 scrunchie velvet warna sage green. Sekarang jadi alas pot kaktus. Sedih? Dikit. Tapi ya belajar.
Practical Tips Anti-Tren Cepat
Gue kasih lo metode “30 hari tunggu”:
- Lihat tren baru di TikTok atau IG Reels
- Tunggu 30 hari. Jangan beli dulu.
- Setelah 30 hari, cek lagi: masih banyak yang pakai? Atau malah mulai di-bully?
- Baru lo putuskan beli atau nggak.
Keyword utama dari semua ini sebenarnya sederhana: aksesoris rambut yang dihindari Gen Z itu bukan karena jelek, tapi karena timing-nya udah lewat. Dan lo nggak harus selalu ikut.
Tapi kalau lo tetep mau ikut? Ya gak apa-apa. Gue cuma kasih tau prediksi aja.
Penutup (Dengan Sedih Sedikit)
Jadi, aksesoris rambut yang dihindari Gen Z di Mei 2026 adalah: jepit kupu-kupu besar, scrunchie velvet pastel, headband Bridgerton tebal, klip mutiara murahan, dan ikat rambut warna neon.
Penggantinya: jepit kayu natural, ikat rambut upcycle dari kain bekas, dan sisir mini gantung.
Lo mau tetep pakai yang lama? Silakan. Nggak ada yang melarang. Tapi siap-siap aja dibilang “kudet” sama adek kelas lo yang masih SMA.
Dunia Gen Z kejam. Tapi setidaknya lo sekarang udah punya peta jalan buat Mei 2026.
Sekarang pertanyaan buat lo: Dari 5 aksesoris yang bakal dihindari itu, berapa yang saat ini masih lo pakai? Jujur aja, gue nggak bakal judge. Mungkin.
